Anak-anak Gaza Target Strategi Genosida, Saatnya Umat Membuka Mata


Oleh : Nikmatus Sa’adah

Penyerangan Israel terhadap Palestina masih terjadi hingga saat ini. Komisi penyelidik PBB menyampaikan bahwa Israel dengan sengaja menargetkan anak-anak Palestina sebagai strategi genosida dan kejahatan perang sehingga posisi anak-anak Gaza hari ini semakin tidak aman. Komisi ini juga menyebutkan bahwa tindakan Israel merupakan tindakan yang disengaja untuk menghancurkan masa depan rakyat Palestina (bbc.com, 5/7/2026). Anak-anak Palestina diserang dengan menembak organ vital mereka menggunakan senjata presisi, seperti drone, penembak jitu serta senjata berdaya ledak tinggi dalam serangan bangunan sekolah, sekolah dan kamp pengungsian anak. Hingga hari ini, jumlah korban anak-anak sejak agresi militer yang dimulai pada Oktober 2023 adalah lebih dari 21.280 (news.detik, 5/7/2026). 

Kondisi ini sesungguhnya adalah sebuah kesengajaan dari Israel dalam rangka genosida untuk menghabisi muslim di Palestina. Israel melakukan segala cara untuk meraih tujuan mereka dalam mewujudkan Israel Raya dan menguasai seluruh wilayah Palestina. Mereka tidak peduli dengan gencatan sejata maupun kecaman dari berbagai negara bahkan kecaman dari PBB. Genosida akan terus meraka lakukan selama masih ada rakyat Palestina yang berusaha mempertahankan tanahnya. Maka dari kondisi ini, umat sesungguhnya tidak bisa berharap israel akan melunak dengan adanya pergantian Perdana Menteri, atau berharap kepada PBB yang sesungguhnya telah terbukti gagal melindungi rakyat Palestina. Bahkan berharap kepada negara Islam ternyata juga hal yang mustahil, karena mereka semakin merapat pada AS karena pemahaman nasionalisme dan politik kapitalistik yang telah mandarah daging didalam tubuh mereka. 

Oleh karena itu, saatnya umat hari ini membuka mata, bahwa solusi atas tanah Palestina adalah dengan bersatunya umat muslim diseluruh dunia dengan satu pemimpin dalam negara khilafah. Hanya dengan khilafah satu-satunya institusi politik Islam yang bisa melakukan jihad fi sabilillah untuk mengusir penjajah Israel dari tanah Palestina. Khilafah akan menerapkan Islam secara kaffah dalam kehidupan dan bernegara. Maka khilafah akan menjamin perlindungan bagi anak-anak Palestina, baik terhadap jiwa, kesehatan fisik dan mental, pendidikan dan seluruh aspek yang mendukung masa depan mereka. Sudah saatnya umat islam membuka mata bahwa dengan persatuan dan usaha untuk mengembalikan khilafah ditengah-tengah kehidupan adalah solusi tuntas bagi permasalahan Palestina hari ini. Wallahu’alam




Penulis bertanggung jawab atas segala sesuatu di tiap-tiap bagian tulisannya. Dengan begitu, ia jugalah yang akan menanggung risiko apabila terdapat kesalahan atau ketidaksesuaian.

Posting Komentar

0 Komentar