NASIB REMAJA DI TENGAH HIV/AIDS MENINGKAT


Oleh : Atik Maimunah 

Ibarat bola salju yang menggelinding, dari kecil bergulir semakin besar itulah gambaran penyakit HIV Aids saat ini, bukannya semakin turun angka orang yang terkena penyakit menular ini justru semakin meningkat penyebarannya. HIV AIDS terus berlangsung secara diam-diam dan menyasar kelompok usia produktif 

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, Jawa Timur menjadi salah satu dari 11 provinsi dengan jumlah kasus HIV tertinggi di Indonesia.Pasalnya, sekitar 74 persen orang dengan HIV (ODHIV) yang teridentifikasi berada pada rentang usia 25 hingga 49 tahun.Selain pada kelompok usia produktif, Dinkes juga menemukan kasus HIV pada anak usia sekolah dasar. Kasus tersebut terdeteksi melalui pemeriksaan kesehatan dan layanan Voluntary Counseling and Testing (VCT).

Apa sebenarnya yang menyebabkan tingginya HIV AIDS?? Tingginya kasus ini dikaitkan dengan banyaknya perilaku berisiko seperti hubungan seks berisiko dengan orang yang sudah menyidap HIV/AIDS, termasuk orientasi seks menyimpang yang merupakan penularan terbesar, penggunaan jarum suntik bergantian, dan penularan ibu kepada anaknya.

HIV/AIDS akan terus meningkat selama negeri ini masih menerapkan sistem sekuler kapitalisme. “Pasalnya, sistem ini memberi ruang untuk berkembangnya perilaku menyimpang, mulai dari perzinaan hingga orientasi seks sesama jenis.

Tingginya penderita HIV/AIDS terlebih pada usia produktif, menjadi bukti bahwa berbagai upaya pemberantasan tidak menyentuh akar masalah. Negara abai memberikan perannya sebagai pengurus rakyat termasuk masalah HIV/AIDS 

Yang tidak kalah berbahaya adalah keberadaan sistem informasi dan media saat ini berparadigma sekuler yang justru aktif merusak kepribadian remaja. Karena fungsi media saat ini tidak lebih sebagai alat propaganda pemikiran dan budaya barat yang bertentangan dengan aturan-aturan Islam. Propaganda ini masif dilancarkan demi melemahkan mental dan ketakwaan remaja


MENGHANCURKAN GENERASI 

Penderita kasus HIV paling banyak berasal dari rentang usia 25—49 tahun dengan persentase 69,7% pada 2021. Lalu disusul rentang usia 20—24 tahun sebesar 16,9% dan penderita HIV di atas 50 tahun sebesar 8,1%.

Faktor risiko penularan AIDS terbesar berikutnya adalah melalui hubungan homoseksual, yakni 1.717 kasus. Jumlah ini mencapai 29,86% dari total kasus AIDS se-Indonesia.


SOLUSI ISLAM

Sistem Islam berasal dari Allah SWT pencipta semua makhluk di bumi, karena itu sistem ini adalah sistem yang sempurna karena mempunyai seperangkat aturan yang menyeluruh. Semua itu tampak dari berbagai hukum yang jika kafah diterapkan akan mampu tampil sebagai lapis-lapis perlindungan yang menjamin lahirnya generasi.

Penerapan Islam kaffah menjadi kunci munculnya generasi terbaik yang berhasil membawa umat pada kebangkitan. Menjadikan setiap individu bertakwa melalui sistem pendidikan, menjadikan Masyarakat peduli tehadap masalah remaja, dan negara memberikan sanksi kepada para pelaku seks bebas atau perilaku seks menyimpang.

Karena islam memiliki aturan tegas kepada pelaku seks bebas, hubungan sesama jenis. bahkan telah menutup pintu-pintu menuju liberalisasi seksual (zina), seperti pergaulan bebas (dengan lawan jenis maupun sejenis), bercampur baur dengan lawan jenis (ikhtilat), dan berdua-duaan antara lawan jenis tanpa disertai mahram (khalwat).

Allah Taala berfirman, “Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS Al-Isra’ [17]: 32).

Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya perkara yang paling aku takuti pada umatku adalah munculnya perilaku kaum Luth.” (HR Tirmidzi).

Jika aturan Islam diterapkan, perilaku seks bebas dapat dihentikan, kasus HIV/AIDS tidak lagi menjadi fenomena gunung es. Jelas, Islam adalah satu-satunya sistem yang mampu memutus rantai liberalisasi seksual.

Hanya saja, penerapan seluruh aturan Islam ini hanya mungkin dilakukan oleh negara yang berasakan Islam atau tegak di atas akidah Islam, bukan negara bebas yang justru alergi dengan ajaran Islam. Alhasil, sudah saatnya umat khususnya remaja berjuang agar di tengah kerusakan ini segera tegak sistem Islam yang akan memfungsikan diri sebagai pengurus dan penjaga umat. Itulah sistem Islam kaffah yang kedatangannya di akhir zaman sudah dijanjikan oleh Allah dan Rasul-Nya, tetapi diperintahkan untuk diperjuangkan. Allahu 'alam bishowab




Penulis bertanggung jawab atas segala sesuatu di tiap-tiap bagian tulisannya. Dengan begitu, ia jugalah yang akan menanggung risiko apabila terdapat kesalahan atau ketidaksesuaian.

Posting Komentar

0 Komentar