Urgensi Partai Islam Ideologis dalam Membina Ibu dan Generasi sebagai Pelopor Perubahan


Oleh : Sayuti

Kita semua tahu bahwa perubahan besar dalam sejarah umat tidak pernah lahir secara tiba-tiba. Ia selalu bermula dari fondasi yang kuat, yaitu keluarga, dan dari aktor utama di dalamnya: ibu dan generasi muda. Dalam konteks inilah, keberadaan partai Islam ideologis menjadi sangat urgen, bukan sekadar sebagai alat politik elektoral, melainkan sebagai sarana pembinaan umat yang berkesinambungan dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Sebuah Partai Islam ideologis memiliki peran strategis dalam membentuk pola pikir dan kepribadian masyarakat sesuai dengan akidah Islam. Berbeda dengan partai pragmatis yang cenderung mengejar kekuasaan jangka pendek, partai ideologis menempatkan perubahan pemikiran dan peradaban sebagai tujuan utama. Fokus pembinaan terhadap ibu dan generasi menjadi langkah mendasar, karena keduanya adalah pilar utama dalam melahirkan pelopor perubahan di tengah umat.

Sebab ibu memiliki posisi sentral dalam membentuk karakter generasi. Dari rahim seorang ibu lahir manusia, dan dari asuhannya terbentuk kepribadian. Ibu bukan hanya pendidik pertama, tetapi juga madrasah utama yang menanamkan nilai keimanan, keberanian, dan kepedulian terhadap umat. Oleh sebab itu, partai Islam ideologis perlu memberikan perhatian besar pada pembinaan ibu agar memiliki kesadaran politik Islam, keteguhan akidah, serta pemahaman akan peran strategisnya dalam perjuangan umat.

Sedangkan generasi muda adalah agen perubahan dan pelanjut estafet perjuangan. Generasi yang dibentuk tanpa ideologi akan mudah terseret arus pemikiran asing, hedonisme, dan individualisme. Sebaliknya, generasi yang dibina dengan ideologi Islam akan tumbuh menjadi pelopor—mereka yang berani berpikir kritis, bersikap mandiri, dan berjuang untuk kemaslahatan umat. Partai Islam ideologis berperan menyiapkan ruang pembinaan intelektual dan spiritual agar generasi memiliki visi hidup yang jelas dan tujuan perjuangan yang lurus.

Pentingnya pembinaan ibu dan generasi sebagai pelopor juga berkaitan erat dengan tantangan zaman. Globalisasi, sekularisasi, dan krisis moral menuntut adanya kekuatan ideologis yang mampu menjadi penyeimbang. Tanpa pembinaan yang terarah, umat hanya akan menjadi objek perubahan, bukan subjek yang menggerakkan perubahan. Di sinilah partai Islam ideologis berfungsi sebagai motor penggerak kesadaran kolektif.

Maka keberadaan partai Islam ideologis bukan sekadar kebutuhan politik, melainkan kebutuhan peradaban. Melalui pembinaan ibu dan generasi, partai ini berperan melahirkan pelopor-pelopor perubahan yang berakidah kuat, berilmu, dan berkomitmen memperjuangkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Dari ibu yang sadar peran, dan generasi yang tercerahkan ideologinya, perubahan hakiki umat dapat diwujudkan.




Penulis bertanggung jawab atas segala sesuatu di tiap-tiap bagian tulisannya. Dengan begitu, ia jugalah yang akan menanggung risiko apabila terdapat kesalahan atau ketidaksesuaian.

Posting Komentar

0 Komentar